::: Fakultas Syari’ah dan Hukum IAIN Raden Intan Lampung Menerima Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur (Penelusuran Minat Bakat PMA) Datang langsung ke Fakultas Info. Hub. 081369076722 “Unggul dan Kompetitif dalam Pendidikan Hukum Islam dan Ilmu Hukum” ::: Kritik, saran, informasi atau artikel seputar Fakultas Syari’ah dan Hukum dapat dikirimkan kepada kami melalui email satuhatibangunnegerilampung@gmail.com.
Home / Berita Terkini / Haidar Bagir: “Sering Kita Lupakan Prinsip Islam yang Paling Tinggi, yakni Ihsan”

Haidar Bagir: “Sering Kita Lupakan Prinsip Islam yang Paling Tinggi, yakni Ihsan”

18740148_1880468815525805_8402250723626147417_n

 

Bandar Lampung: Haidar Bagir penulis buku Islam Tuhan Islam Manusia menyatakan bahwa umat Muslim selama ini yang diingat rukun iman dan rukun Islam. “Sering kita melupakan prinsip Islam yang paling tinggi, yakni ihsan. Prinsip Islam pada dasarnya adalah mencintai Allah dan mencintai makhluknya. Seluruh makhuk Allah adalah keluarga Allah. Maka untuk mencintai Allah cintailah manusia. Cara terbaik menyenangkan Allah cintailah makhluknya. Hargailah Islam lokal. Karena Islam tidak diturunkan secara monolitik,” ujar Haidar Bagir saat menyampaikan materi bukunya dalam acara Bedah Buku Islam Tuhan Islam Manusia yang dilaksanakan oleh Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Intan Lampung, pada Senin (22/5/2017) di GSG fakultas setempat.

Ia juga menyatakan bahwa umat Islam dilarang membenci orang jahat dan orang kafir. “Membenci kekafiran dan membeci kejahatan ada dalam Alquran. Membenci orang kafir dan membenci orang jahat tidak ada di dalam Alquran. Memiliki cinta bukan berarti tidak membenci kejahatan. Islam agama cinta. Meskipun terjadi perang itu karena dalam keadaan terpaksa. Kalau perang sudah damai, ya harus damai,” ungkap  Haidar Bagir

“Bila dilihat dalam sejarah, pada masa nabi, hanya 10 persen terjadi peperangan, sisanya adalah pengajaran akhlak, sebagaimana pernyataan addinu huwal akhak. Ini yang hilang dari umat Islam, makanya berantem terus. Yang pakai kerudung besar nyalahin kerudung pendek, dan seterusnya. Umat Islam saat ini, sudah jauh menghilangi akhlak daripada fikih. Padahal nabi menyatakan Alhubbu asasun. Ini yang dilupakan,” ujarnya. (Abdul Qodir Zaelani)

About admin

Foto Profil dari admin

Check Also

22489744_1943107932595226_3278003035605523079_n

Dahsyat Pemred Jejamo.com Isi Pelatihan Jurnalistik

Bandar Lampung: Dahsyat..!!! Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi mahasiswa. Pelatihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas